Instagram PADa

MENCIUM ANAK

Mencium Anak adalah Sunnah Nabi Shallallah ‘alaihi wasallam yg seringkali beliau lakukan.
.
“Suatu hari datang seorang Arab badui menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Kalian mencium anak-anak kalian, sedangkan kami tidak pernah mencium anak-anak kami.’
Mendengar ucapan itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku khawatir Allah akan mencabut sifat kasih sayang dari hatimu”. (HR. Bukhari no. 5998 dan Muslim no. 2317)
.
“Kami  pergi bersama Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju rumah Abu Saif Al-Qayyin.  Dia ini adalah bapak susu Ibrahim. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengambil Ibrahim, lalu menciumnya dengan mulut (bibir) dan hidung beliau”. (HR. Bukhari no. 1303)
.
“Aku tidak pernah melihat orang yang lebih penyayang kepada anak-anak melebihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”. (HR. Muslim 2316)
.
Dikisahkan bahwa Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhuma berjalan keluar bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Selama di perjalanan, Rasululullah tidak berbicara dengan Abu Hurairah, begitu pun sebaliknya. Ketika sampai di pasar Bani Qainuqa, Rasulullah duduk di pekarangan rumah Fatimah lalu berkata, “Apakah terdapat anak-anak di sana?” Tidak lama kemudian, datanglah seorang anak kecil menghampiri Rasulullah lalu memeluk dan menciumnya sambil berdoa, “Ya Allah …! sayangilah dia dan sayangi pula orang yang menyayanginya”. (HR. Bukhari)
.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencium anak.
.
CIUMAN KASIH SAYANG
.
1. Di ubun-ubun, 
menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak sambil didoakan agar menjadi anak soleh/sholehah, aamiin.
.
2. Di dahi, 
menandakan orangtua redha atas keberadaan anak. 
Rasulullah s.a.w mencium Fatimah radiallahu anha di dahinya.
.
3. Di kedua pipi
sambil mengucap masya Allah, sebagai tanda syauq (perasaan sayang dan rindu) orangtua terhadap anak.
.
4. Di tangan anak, 
tanda mawaddah wa hubb(kasih sayang) sambil mengucap barakallah.
.
> SAMBUNG DI KOMEN...👇👇👇
MENCIUM ANAK Mencium Anak adalah Sunnah Nabi Shallallah ‘alaihi wasallam yg seringkali beliau lakukan. . “Suatu hari datang seorang Arab badui menemui Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Kalian mencium anak-anak kalian, sedangkan kami tidak pernah mencium anak-anak kami.’ Mendengar ucapan itu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku khawatir Allah akan mencabut sifat kasih sayang dari hatimu”. (HR. Bukhari no. 5998 dan Muslim no. 2317) . “Kami  pergi bersama Rasululah shallallahu ‘alaihi wa sallam menuju rumah Abu Saif Al-Qayyin.  Dia ini adalah bapak susu Ibrahim. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun mengambil Ibrahim, lalu menciumnya dengan mulut (bibir) dan hidung beliau”. (HR. Bukhari no. 1303) . “Aku tidak pernah melihat orang yang lebih penyayang kepada anak-anak melebihi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”. (HR. Muslim 2316) . Dikisahkan bahwa Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhuma berjalan keluar bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam Selama di perjalanan, Rasululullah tidak berbicara dengan Abu Hurairah, begitu pun sebaliknya. Ketika sampai di pasar Bani Qainuqa, Rasulullah duduk di pekarangan rumah Fatimah lalu berkata, “Apakah terdapat anak-anak di sana?” Tidak lama kemudian, datanglah seorang anak kecil menghampiri Rasulullah lalu memeluk dan menciumnya sambil berdoa, “Ya Allah …! sayangilah dia dan sayangi pula orang yang menyayanginya”. (HR. Bukhari) . Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencium anak. . CIUMAN KASIH SAYANG . 1. Di ubun-ubun, menunjukkan kebanggaan orangtua terhadap anak sambil didoakan agar menjadi anak soleh/sholehah, aamiin. . 2. Di dahi, menandakan orangtua redha atas keberadaan anak. Rasulullah s.a.w mencium Fatimah radiallahu anha di dahinya. . 3. Di kedua pipi sambil mengucap masya Allah, sebagai tanda syauq (perasaan sayang dan rindu) orangtua terhadap anak. . 4. Di tangan anak, tanda mawaddah wa hubb(kasih sayang) sambil mengucap barakallah. . > SAMBUNG DI KOMEN...👇👇👇

Instagram auda store